• Arsip

  • AKTIVITAS

  • Recent Comments

Loka Tulis Penyusunan Proposal HKm Lombok Timur

Pada acara lokatulis penyusunan proposal HKm dimaksudkan supaya kelompok masyarakat memahami bagaimana mekanisme atau tekhnis menyusun proposal, ini dimaksudkan juga untuk menunjang kemandirian kelompok masyarakat dalam melakukan segala bentuk program tanpa harus didampingi oleh LSM atau lembaga lainnya.

Semula kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Maret tetapi ada sesuatu dan lain hal terkait dengan kendala tekhnis dilapangan (tidak sesuai dengan jadwal) maka pelaksanaan lokatulis diselenggarakan pada hari Jum’at dan Sabtu, 3 s/d 4 April 2009 bertempat di Aula Wisma Karina Rakam Lombok Timur. Hadir pada waktu itu dari DISHUTBUN mewakili Kepla Dinas yaitu pak Rifai menyampaikan Kebijakan terkait dengan PP. No 6/2007 tentang Tata Hutan dan Rencana Pengelolaan dan Pemanfaatan Hutan dan Permenhut P. 37/Menhut-II/2007 tentang HKm.

Pada sesi I pak Rifai banyak sekali menyampaikan pemaparan terkait dengan bagaimana pemanfaatan dan pengelolaan hutan terkait dengan kebijakan-kebijakan yang ada. Lebih pokus lagi pada kegiatan pola pengelolaam HKm yang ada di Kabupaten Lombok Timur. Presentasi selanjutnya disampaikan oleh Pak Dwi direktur SAMANTA juga memaparkan terkait dengan implementasi Hutan Kemasyarakatan, sementara ketua GEMA ALAM untuk presentasi terakhir menyampaikan bagaimana proses-proses fasilitasi pencanangan area kerja HKm Sambelia dan Sapit.

Peserta lokatulis dihadiri oleh kelompok masyarakat pengelola hutan Sambelia dan Sapit, UPTD Kecamatan Sambelia dan Suela serta kepala desa dari tiga wilayah area lokasi HKm yaitu desa Sapit, desa Sugian dan Desa Belanting. Selesai para narasumber menyampaikan materinya dilanjutkan dengan sesi tanya jawab terkait degan pemafaran ketiga nara sumber, dikusi berjalan alot dari beberapa pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta menemukan titik temu atau kejelasan sesuai dengan pemaparan ketiga (3) nara sumber dan menemukan beberapa jawaban yang selam ini menjadi sebuah tanda tanya besar dari kelompok masyarakat yang sudah sekian lama menjadi penggarap dilahan hutan baik Sambelia dan Sapit.

Selanjutnya masuk pada sesi II yaitu diskusi terkait dengan penyusunan Proposal HKm menurut Permenhut RI Nomor P.37/Menhut-II/2007, fasilitator menyampaikan kerangka kerja dalam penyusunan proposal dan memaparkan kebutuhan-kebutuhan apa saja yang masuk dalam isi proposal terkait dengan HKm. Dalam proses diskusi muncul beberapa kebutuhan yang sangat mendasar terkait dengan data yang menyangkut bahan-bahan proposal yang akan diajukan oleh masyarakat pengelola hutan.

Hari kedua dilanjutkan dengan penyusunan proposal, beberapa data sudah ada dapat dimasukkan menjadi isi proposal, tetapi beberapa data berupa angka (kuantitatip), perlu diperjelas supaya sesuai dengan data yang ada di desa masing-masing kelompok pengelola hutan kemasyarakatan. Diahkir dikusi ada rencana tindak lanjut (RTL) diantaranya : menyelenggarakan pertemuan untuk melengkapi data-data proposal yang belum terkumpul untuk menyusun proposal, mencari tahu keberadaan peta area kerja HKm Sambelia dan pembagian tugas untuk peserta dan panitia dalam melengkapi data-data.

%d bloggers like this: